Minggu, 04 April 2010

Kalau Perlu Sembahlah Sampah





Bergurulah kepada sampah,
sisa-sisa kehidupan invalid
yang latah mengagungkan kebusukan

Bergaullah bersama sampah,
bikin ikatan anyir mesum
dalam buhul simpul mati kemandegan

Mengabdilah kejunjungan sampah,
timbunan angan kosong menggunung
setinggi tangga muslihat
yang bepancatan lidah bercabang

Berzinahlah dengan sampah,
dapati kemasyukan sublim
lalu beranak-pinak, segerombol lalat-latat nasib

Berideologilah seperti sampah,
penuhi pikiran dengan nilai parasit
peram rapat-rapat dan muntahkan
sebagai onggokan lendir pragmatisme sempit


Kalau perlu sembahlah sampah,
jika dzahir kehidupan masih ditelan mentah-mentah
atau dicercap dengan wantah...


(Apr 04, 10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar